
Secara fisik, hyena memang mirip anjing karena memiliki moncong yang panjang & daun telinga yang runcing. Baik hyena maupun anjing juga tidak pandai memanjat pohon & sama-sama lebih mengandalkan giginya ketimbang cakarnya saat berburu. Namun seperti kucing, hyena memiliki kebiasaan menandai wilayahnya dengan memakai bau dari urin & tinja yang ia keluarkan. Berdasarkan analisa gen, hyena juga dianggap lebih dekat kekerabatannya dengan keluarga kucing (felin) sehingga dalam tangga klasifikasi ilmiah, hyena dimasukkan ke dalam subordo Feliformia yang juga mencakup jaguar, luwak, & kesturi.